How do I deal with conflict?
Hai,
dalam menghadapi konflik, tiap orang pasti memiliki cara yang berbeda-beda.
Cara yang dipilih tentunya memiiliki pertimbangan masing-masing. Berikut
berbagai tipe manajemen konflik yang direpresentasikan dalam karakter binatang.
1. Turtle (avoidance atau menghindari)
Seseorang
dengan tipe ini tenang dalam menghadapi konfik. Ia juga cenderung menghindari,
meminimalkan terjadinya konflik. Ia menganggap bahwa konflik akan terselesaikan
dengan sendirinya. Namun hal ini seringkali membuat konflik yang tidak
tertangani menjadi semakin memburuk. Tipe ini adalah opsi pertama yang aku
pilih, karena pada dasarnya aku adalah seseorang menghindari something
stressing dalam hidup. Aku akan mencari cara untuk tetap mendapatkan hal yang
aku inginkan tanpa bersinggungan dengan kepentingan orang lain.
2. Teddy Bear (Accomodating or smoothing)
Seseorang
dengan tipe ini menilai bahwa hubungan dengan orang lain lebih penting daripada
keinginan pribadinya. Ia cenderung mengalah dalam situasi konflik untuk
menghindari rusaknya hubungan dengan orang lain. Ia ingin menjadi orang yang
diterima dan disukai oleh orang lain. Tipe ini adalah opsi keduaku dalam
menghadapi konflik. Alasanku seringkali mengalah adalah bahwa kebanyakan orang
seringkali meributkan hal yang bagiku 'sama aja' atau tidak berpengaruh besar
sehingga aku tidak merasa terugikan untuk mengikuti keinginan mereka. Selain
itu, bagiku menuruti keinginan orang lain tidak membutuhkan effort sebesar jika
harus menolak dan membahayakan hubungan.
3. Shark (competing)
Seseorang
dengan tipe ini dapat memberi pengaruh, kuat dan membawa konflik ke permukaan.
Ia dapat menjadi sangat agresif dan memaksakan orang lain untuk mengikuti
keinginanya. Ia ingin selalu menjadi pemenang dalam konflik. Baginya, hubungan
dengan orang lain bukanlah prioritas utama, yang utama adalah tercapainya goal.
Ia dapat mengintimidasi, mengancam, atau melukai perasaan orang lain dalam
mencapai tujuannya. Tipe ini sama sekali bukan tipeku.
4. Fox (compromising)
Seseorang
dengan tipe ini akan mencari solusi yang sama-sama menguntungkan atau
kesepakatan yang saling tidak menguntungkan bagi kedua pihak. Ia memberikan
sebagian dari keinginannya dan membuat orang lain memberikan sebagian dari
keinginannya. Ia seringkali membuat kesepakatan pada titik tengah dari dua
tujuan yang berlawanan. Namun terkadang solusi yang ditawarkan membuat orang
lain merasa termanipulasi olehnya. Aku biasanya melakukan penyelesaian dengan
tipe ini pada orang-orang tertentu, seperti pada adik.
5. Owl (confroting or collaborating)
Seseorang
dengan tipe ini akan memadukan keinginan kedua belah pihak untuk menciptakan
win-win solution. Ia mengidentifikasikan konflik sebagai permasalahan,
berpikiran terbuka dan tidak terikat dengan caranya dalam mencapai solusi.
Untuk menggunakan tipe penyelesaian ini, dibutuhkan komunikasi dan pengendalian
emosi yang tinggi, juga memerlukan waktu yang tidak singkat. Tipe ini tidak
akan puas sampai ketegangan dan emosi negatif dari konflik tersebut mereda.
Aku
menggunakan tipe ini untuk konflik yang cukup besar karena mau tidak mau
konflik ini harus dihadapi dan diselesaikan agar tidak berlarut-larut. Dalam
menyelesaikannya, aku memastikan bahwa konflik ini benar-benar berakhir dan
pihak lain menerima dengan ringan hati solusi yang disepakati.
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam menghadapi
konflik, aku menggunakan berbagai tipe di atas, kecuali shark. Aku rasa setiap
orang juga akan memilih tipe penyelesaian yang berbeda di tiap konflik sesuai
situasi yang dihadapinya. Keuntunganku menjadi orang dengan tipe-tipe ini
adalah aku dapat meminimalisasi ketegangan yang ada dalam konflik, memiliki
pengalaman untuk menghadapi konflik lebih dari satu cara dan menantang diriku
untuk mendapatkankan solusi terbaik untuk masing-masing pihak. Namun, dengan
tidak menggunakan tipe shark, orang lain akan lebih tidak segan untuk 'cari
gara-gara'. Sebaliknya, orang-orang akan cenderung menghindari berkonflik
dengan orang yang dikenal sebagai tipe shark. But, that's okay, every type has its +s and -s. Ini caraku. Bagaimana
denganmu?
So enlightening,thanks
ReplyDelete